Monday, 4 December 2017

Tutorial Video Cara Bikin Pompa Air Tanpa Listrik


Cara Bikin Pompa Air Tanpa Listrik


Cara Mudah Bertanam Pakcoy Hidroponik


Sistem cara kerja Hidroponik NFT


Cara Keja "Refractometer" Alat Ukur Kadar Kemanisan Buah


Cara Kerja Hidroponik Aquaponik



Cara Menggunakan "Metilat Lem" Perankap Lalat Buah


Cara Pakai Pocnasa dan Hormonik



Moms, Mau Resign dan Jadi Pengusaha? Miliki 6 Hal Ini Dulu




Perempuan yang menikah lalu punya anak seringkali memicu masalah klasik, yaitu antara ingin tetap menjalanikarier atau tinggal di rumah sambil membuka usaha.
Biasanya ini menimpa wanita karieryang ingin bisa memantau perkembangan anak dan mengurus keluarga, namun tetap ingin berpenghasilan secara mandiri.

Salah satu caranya apalagi kalau bukan dengan membuka bisnis yang bisa dijalankan di rumah. Atau paling tidak bisa dikelola tanpa harus meninggalkan anak di bawah pengasuhan orang lain.
Untuk para orangtua yang sedang dilanda dilema dan sudah lama berpikir untuk resign demi menjadi entrepreneur, sahabat kebun punya saran nih. Miliki dulu enam hal ini sebelum mengambil keputusan meninggalkan karier Anda.

1. Paham soal produk atau jasa yang dijual
Wajib bagi Anda untuk menguasai dan paham betul produk atau jasa yang nantinya akan dijual. Jangan hanya karena tren saja lantas nekat berbisnis.
Ingat, ada banyak investasi yang harus dipersiapkan. Mulai dari waktu, pikiran, energi, hingga materi. Tak mau kan bisnis yang dibangun kandas dalam waktu singkat tanpa hasil?
2. Memiliki mental pengusaha 
Elemen yang satu ini tidak kalah penting. Saat terjun menjadi seorang pengusaha, yang namanya pujian dan kritik bisa datang dari berbagai arah. Berbeda halnya saat kita masih menjadi karyawan.
Kalau buka usaha sendiri, Anda akan berhadapan dengan banyak pelanggan yang punya karakter beragam. Selain harus memiliki mental yang siap dikritik, siapkan juga mental menghadapi kemungkinan saat rugi membayangi usaha yang digeluti.
Menjadi entrepreneur pasti tidak lepas dari risiko gagal. Kalau belum bisa menerima risiko itu, lebih baik tahan dulu niat Anda untuk membuka usaha.
Saksikan Video Menarik Berikut Ini: 

3. Target market jelas

Membidik target pasar yang jelas dan spesifik tentu saja sangat penting. Dengan mengetahui target market, Anda juga bisa menjual produk atau jasa secara tepat sasaran. Bisnis yang dijalankan juga jadi lebih jelas dan terarah.
Misalnya, usaha katering makanan rumahan yang ditujukan untuk anak muda yang sibuk bekerja. Jika sudah jelas sasarannya, Anda bisa menciptakan menu-menu yang kekinian, praktis, sehat, dan rasanya pas untuk mereka.
4. Punya strategi untuk menjual produk
Ini erat kaitannya dengan poin nomor tiga. Setelah moms menentukan target market yang jelas untuk bisnis yang bakal digeluti, saatnya menciptakan strategi. Siap atau tidaknya Anda menjalankan usaha, salah satunya terlihat dari seberapa jitu strategi bisnis yang dibuat.
Banyaklah membaca, berdiskusi, browsing, atau kalau perlu ikutan pelatihan entrepreneurship. Sesuaikan juga dengan target market yang tadi sudah ditentukan ya. Sebab, beda target market, beda pula strategi bisnisnya.

5. Memilih sumber modal yang paling tepat


Usaha pasti membutuhkan modal, ini bisa jadi tantangan yang cukup dilematis untuk Anda. Pilihannya mengorbankan seluruh tabungan yang dimiliki atau lari ke bank untuk mengajukan fasilitas pinjaman.

Sumber modal usaha dari tabungan memang paling ideal. Dengan begitu, Anda tidak akan terbebani cicilan bank tiap bulan. Tapi bagaimana kalau tabungan tidak cukup untuk memodali bisnis? Belum lagi, riskan kalau semua tabungan dipakai untuk bisnis. Nanti kalau ada kebutuhan mendesak bagaimana?

Baiknya, tambal kekurangan modal usaha itu dari kredit tanpa agunan (KTA). Kenapa KTA? Karena produk pinjaman yang satu ini paling mudah dan simpel dalam hal pengajuan. Cukup serahkan syarat-syarat dokumen yang diminta, dan tanpa memberikan jaminan, dana bisa cair.
Carilah produk pinjaman KTA dengan bunga rendah dan yang paling sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Tidak mau membebani kepala keluarga juga kan?

6. Komitmen
Yang namanya komitmen itu tidak boleh absen saat diri sendiri sudah mengambil keputusan untuk jangka panjang. Termasuk ketika memutuskan untuk berbisnis dan jadi entrepreneur.
Kalau sudah mantap buka usaha, fokus kepada bisnis Anda. Jangan sampai di tengah jalan tiba-tiba bosan atau lalai mengurusnya. Bukan tidak mungkin tanpa komitmen yang kuat, Anda jadi terlalu santai dan tidak punya target.
 Semoga bermanfaat..

Mau Sehat dan Terus Produktif? Mulai Deh Lakukan 6 Hal Kecil Ini


Banyak orang merasa berat saat ingin melakukan perubahan dalam hidup mereka ke arah yang lebih positif. Padahal, untuk menjadi lebih produktif dan sehat bisa dilakukan dari hal yang kecil seperti berikut ini.
Untuk memulai perubahan dalam gaya hidup lebih baik dan sehat, Anda bisa mengawali hari dengan minum segelas air putih dengan lemon. Beberapa pakar gizi dan nutrisi mengatakan kebiasaan ini dapat meningkatkan metabolisme tubuh lebih baik lagi.

Baca Juga

•Moms,  Resign dan Jadi Pengusaha? Miliki 6 Hal Ini Dulu



Kira-kira apa lagi ya perubahan mudah yang bisa membuat hidup lebih produktif dan fisik lebih sehat?Membawa camilan sehat
Masih banyak orang percaya kalau ngemil bikin gendut. Tapi, pola makan akan terus membaik kalau Anda membawa beberapa camilan sehat ini. Di antaranya adalah yoghurt, buah, dan roti kering dalam tas Anda. Coba deh setiap hari, itu dapat menurunkan keinginan makan makanan manis.
Konsumsi apel sehabis makan
Mengonsumsi satu buah apel setiap sehabis makan dapat menyingkirkan mulut dari aroma tak sedap, menghapus sisa-sisa makanan yang tertinggal di sela gusi dan gigi, hingga memperbaiki sirkulasi darah di gusi dan menyegarkan mulut.


Menaruh sebotol air minum di meja
Mulai biasakan diri untuk meletakkan sebotol air minum di meja kerja atau di samping tempat tidur Anda. Hal ini merupakan kebiasaan baik untuk mengingatkan minum air putih sesering mungkin.
Makan kacang
Siapa bilang makan kacang dilarang? Makan kacang setiap hari dapat memperkuat sistem kardiovaskular, rambut dan kuku lebih sehat.
Pakai kaus kaki saat tidur
Mengenakan kaus kaki saat tidur yang sudah diteteskan minyak kelapa atau minyak mint ke kaki akan memberikan kenyamanan dan menjaga kulit kaki terus lembut dan halus.

Baca Setiap Hari



Kebiasaan baik ini adalah satu-satunya cara untuk meningkatkan ingatan, kognitif sehat dan mengasah imajinasi Anda. Bahkan banyak penelitian membuktikan baca secara teratur dapat memperlambat (atau bahkan menghentikan) masalah Alzheimer dan demensia.
Usahakan untuk membaca selama 15 sampai 20 menit di waktu selang Anda, seperti menjelang tidur atau saat istirahat siang hari.
Semoga bermanfaat